Mengenal Gempa Bumi dan Tsunami
Posted by newkidjoy in sipil world on December 10th, 2011
Penggunaan Barang Bekas untuk Menampung Air Hujan
Posted by newkidjoy in sipil world on December 10th, 2011
Penggunaan Isoasi Dasar untuk Bangunan Tahan Gempa
Posted by newkidjoy in arsitektur, sipil world on November 12th, 2011
Pergerakan lempeng-lempeng tektonik bumi yang semakin sering, mengakibatkan tingginya pula intensitas gempa berskala besar yang terjadi. Terutama di Indonesia yang merupakan negara yang menjadi tempat “parkirnya” lempeng-lempeng tektonik yang ada di dunia. Kemudian di kaji kembalinya SNI 03-1726 yang mengatur tentang gempa dan konstruksi pada tahun 2010 kemarin.
Green Building : Pelapis Lantai yang Ramah Lingkungan
Posted by newkidjoy in arsitektur, sipil world on November 5th, 2011
Perencanaan Struktur Beton (Pelat Lantai part.2) part.3
Posted by newkidjoy in sipil world on September 16th, 2011
Apabila Lx >= 0,4 Ly seperti gambar dibawah , pelat dianggap sebagai menumpu pada balok B1,B2,B3,B4 yang lazimnya disebut sebagai pelat yang menumpu keempat sisinya disebut sebagai pelat yang menumpu keempat sisinya. Dengan demikian pelat tersebut dipandang sebagai pelat dua arah (arah x dan arah y), tulangan pelat dipasang pada kedua arah yang besarnya sebanding dengan momen-momen setiap arah yang timbul.
Material Di Green Building (Bangunan Hijau)
Posted by newkidjoy in arsitektur, sipil world on July 6th, 2011
Di dalam konsep green building yang selalu menancapkan asas untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan dalam merencanakan dan mendirikan bangunan, maka dalam segi bahan material di konsep green building yaitu material yang bersifat re-newable ( material yang dapat diperbaharui). Namun bukan berarti keseluruhan material yang digunakan “harus” bersifat re-newable. Penggunaan beton bertulang dan baja masih dapat diperbolehkan, tetapi harus benar-benar direncanakan dengan se-efisien mungkin untuk mengurangi jumlah pemakaian material atau memakai perencanaan penggunaan material yang optimum (ekonomis dan kuat).
Postingan ini hanya menjelaskan tentang umum dari material yang digunakan dalam konsep green building. Untuk penjelasan yang lebih lanjut mungkin akan saya jelaskan pada postingan berikutnya. Berikut Material di dalam konsep green building yang bersifat re-newable:
Green Building Part. 2
Posted by newkidjoy in arsitektur, sipil world on July 6th, 2011
Melanjutkan dari postingan saya yang pertama mengenai green building part.1. Pada postingan pertama yang menjelaskan mengenai konsep dari green building itu melewati beberapa aspek seperti LCA, efisiensi energi, efisiensi struktur. Kesempatan kali ini akan menjelaskan sama dengan yang sebelumnya yaitu tentang konsep dari green building.
4. Efisiensi Air.

Konsep green building juga memperhatikan mengenai penggunaan air. Sekarang, banyak konsep desain rumah yang mengabaikan tentang penggunaan air. Mostly, rumah-rumah mengandalkan penggunaan air tanah yang berasal dari sumur dangkal ataupun dalam tanpa memberikan maasukan tambahan air kepada tanah yang berakibat turunnya permukaan air tanah dan turunnya permukaan tanah permukaan. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuat penyimpanan atau memberikan asupan air kepada tanah di lingkungan yang ada disekitarnya. Solusinya yaitu dengan membuat tandon air penadah hujan di bawah tanah atau membuat sumur resapan penadah air hujan. Sistem penadah hujan yang mana ketika air turun di atas bangunan gedung yang kemudian direkayasa sedemikian rupa sehingga direncanakan air akan berkumpul pada satu tempat dan dialirkan menuju sumur resapan untuk menghindari terjadinya penurunan permukaan air tanah.
Dosen Pembimbing untuk Setiap Kelompok Tugas Str. Baja
Posted by newkidjoy in fisrt post on June 17th, 2011

Untuk pembagian Dosen Kelas C sudah tertera seperti di atas, kalau masih ada mahasiswa yang namanya masih belum tercantum, konfirmasi ke saya
Untuk Deadline Mahasiswa Reguler yaitu tanggal 22 Juni 2011. Selebih dari itu akan ada mark tersendiri untuk membedakan dengan kelompok mahasiswa yang lain yang tepat waktu.
Saya mohon maaf atas semua sikap saya yang kurang menyenangkan. Ayo selesaikan secepat mungkin!
Green Building (Bangunan Hijau) Part.2
Posted by newkidjoy in arsitektur, sipil world on June 17th, 2011
Konsep green building juga memperhatikan mengenai penggunaan air. Sekarang, banyak konsep desain rumah yang mengabaikan tentang penggunaan air. Mostly, rumah-rumah mengandalkan penggunaan air tanah yang berasal dari sumur dangkal ataupun dalam tanpa memberikan maasukan tambahan air kepada tanah yang berakibat turunnya permukaan air tanah dan turunnya permukaan tanah permukaan. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuat penyimpanan atau memberikan asupan air kepada tanah di lingkungan yang ada disekitarnya. Solusinya yaitu dengan membuat tandon air penadah hujan di bawah tanah atau membuat sumur resapan penadah air hujan. Sistem penadah hujan yang mana ketika air turun di atas bangunan gedung yang kemudian direkayasa sedemikian rupa sehingga direncanakan air akan berkumpul pada satu tempat dan dialirkan menuju sumur resapan untuk menghindari terjadinya penurunan permukaan air tanah.
Bangunan Hijau (Green Building)
Posted by newkidjoy in sipil world on May 30th, 2011
Green Building mungkin ketika kita mengartikan dalam bahasa indonesia yang berupa bangunan hijau. Arti yang sebenarnya green building tersebut yaitu sebuah konsep tentang merencanakan suatu bangunan yang ramah terhadap lingkungan.
Konsep serupa adalah natural building, yang biasanya pada skala yang lebih kecil dan cenderung untuk berfokus pada penggunaan material-material yang digunakan yaitu material-material yang tersedia secara lokal. Konsep ini ada untuk dapat memenuhi kebutuhan generasi-generasi berikutnya mulai dari sekarang.
Konsep green building ini berupa pemaksimalan fungsi bangunan dalam beberapa aspek, yaitu:
1. Life cycle assessment (Uji AMDAL)
Dalam melakukan suatu perencanaan bangunan seharusnya melakukan kajian AMDAL apakah dalam pengadaan bangunan tersebut dapat mempengaruhi lingkungan sekitar baik itu segi sosial, ekonomi ataupun alam sekitar. Karena jika itu memberikan pengaruh yang cukup besar maka bangunan tersebut sudah menyalahi konsep dasar dari green building.





